Sponsored Link

Thursday, July 29, 2010

Bila Diri Di Sayangi ~UKs~

Terdengar bisikan mesra
Kalimah keramat bermentera
Bermulanya siang berakhir malamku
Tak akan kujemu menyebut namamu

Tiada batasan waktu
Tiada tempat mu tertentu
Di gunung di lembah, di darat, di air
Siapa pun hamba, keikhlasan doa, keagungan kasih
Merubah takdir

(Korus)
Bila ku sedari diri disayangi
Langkah kaki ini semakin berani
Bila terkeliru ku ucap namamu
Terasa diriku kembali dipandu

Engkau yang pertama tiada akhirnya
Aku dalam kegelapan engkaulah cahaya
Izinkahlah aku menumpang di sini
Di bawah naungan kasih dan sayang mu
Ku berserah diri

Tiada batasan waktu
Tiada tempat mu tertentu
Di gunung di lembah, di darat, di air
Siapa pun hamba, keikhlasan doa, keagungan kasih
Merubah takdir..

(ulang korus)

keikhlasan doa, keagungan kasih
Merubah takdir...

Monday, July 19, 2010

Kata-kata: Dunia ini


Auzubillahi minas syaitanir rajim Assalamualaikum... Bismillahirrahmanirrahim...
"Dunia ini adalah ibarat pentas teater, dan manusia-manusia di dunia adalah pelakon pelakon yg paling terhebat....dan kadang kala kita menyatakan untuk org lain tetapi sebenarnya ia adalah untuk kita sendiri....pandang pada diri sendiri sebelum mulut pandai dan ingin berbicara mengenai orang lain...."
~Hamba Allah~

 Terima kasih, Thank You, Syukran, Arigato, Shieh Shieh, Rumba Nandri, Kamsahamnida for reading this entry. Please do come again.

Those were the days, my friend ~ mary hopkins ~

Once upon a time, there was a tavern
Where we used to raise a glass or two
Remember how we laughed away the hours,
Think of all the great things we would do

Those were the days, my friend
We thought they'd never end
We'd sing and dance forever and a day
We'd live the life we'd choose
We'd fight and never lose
For we were young and sure to have our way

Di di di di di di
Di di di di di di
Di di di di di di di di di di

Then, the busy years went rushing by us
We lost our starry notions on the way
If, by chance, I'd see you in the tavern,
We'd smile at one another and we'd say

Those were the days, my friend
We thought they'd never end
We'd sing and dance forever and a day
We'd live the life we'd choose
We'd fight and never lose
Those were the days, oh yes, those were the days

Di di di di di di
Di di di di di di
Di di di di di di di di di di

Just tonight, I stood before the tavern
Nothing seemed the way it used to be
In the glass, I saw a strange reflection
Was that lonely woman really me?

Those were the days, my friend
We thought they'd never end
We'd sing and dance forever and a day
We'd live the life we'd choose
We'd fight and never lose
Those were the days, oh yes, those were the days

Di di di di di di
Di di di di di di
Di di di di di di di di di di
Di di di di di di
Di di di di di di
Di di di di di di di di di di

Through the door, there came familiar laughter
I saw your face and heard you call my name
Oh, my friend, we're older but no wiser
For in our hearts, the dreams are still the same

Those were the days, my friend
We thought they'd never end
We'd sing and dance forever and a day
We'd live the life we'd choose
We'd fight and never lose
Those were the days, oh yes, those were the days

Di di di di di di
Di di di di di di
Di di di di di di di di di di
Di di di di di di
Di di di di di di
Di di di di di di di di di di

La la la la la la
La la la la la la
La la la la la la

Thursday, July 15, 2010

Ketika Allah Memilihmu Untukku..



Ketika Allah Memilihmu Untukku..


Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..


Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..


Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..


Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..


Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..


Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..


Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..



-----@***@-----


( Oleh Aztriana 180610/ 01'50 Makassar.. ^_^v )


Dari Ummu Salamah, ia berkata, "Rasulullah S.A.W bersabda : "Seorang perempuan jika meninggal dan suaminya meridhoinya, maka ia akan masuk surga." (HR. Ahmad dan Thabrani)

Friday, July 09, 2010

Hadapi dengan senyuman ~ Dewa 19

Hadapi dengan senyuman
Semua yang terjadi
Biar terjadi
Hadapi dengan tenang jiwa
Semua... kan baik baik saja

Bila ketetapan tuhan
Sudah ditetapkan
Tetaplah sudah
Tak ada yang bisa merubah
Dan takkan bisa berubah

Reff
Relakanlah saja ini
Bahwa semua yang terbaik
Terbaik untuk kita semua
Menyerahlah untuk menang


p/s: suddenly remembering old memories....^__^...2007-2008...miss you all....

Wednesday, July 07, 2010

Kebesaran MU ~ st12~

Kau tempatku mengadu hati
memberi segala hidup
dunia dan seisinya milik-Mu
mencintai-Mu sejati

ku manusia yang penuh dosa
berharap ampunan-Mu
lihat di langit kesempurnaan hati-Mu
Kau cinta pertama dalam hidup

reff:
Allahu Akbar Maha Besar
memuja-Mu begitu indah
selalu Kau berikan semua
kebesaran-Mu Tuhan

repeat reff [3x]

My Babbling

Advice (32) Akhlak (42) Al-Quran (25) Allah (20) Awal Muharam (9) Belief (15) Books (41) Brain Food (16) Characteristics (29) Critical Thinking (26) Dakwah (88) Death (20) Dialogues (19) Doa (19) Dua' (14) Education (54) Family (35) Father (11) Friendship (30) Hadith (20) Health (57) Jokes (87) Knowledge (76) Life (90) Love (77) Lyrics (127) Man (33) Marriage (67) Motherhood (11) Motivation (77) My Reading (42) My Stories (224) Parents (14) Personality (19) Poem (45) Prayer (15) Prophet Muhammad s.a.w (15) Qoutes (79) Ramadhan (14) Real Life Story (16) Relationship (23) Religion (46) Sarcasm (18) Sarcastic (14) Short Story (76) Song (28) Tarbiyah (120) Tazkirah (109) Think out of the box (22) Where To Eat (7) Where to Go (3) Woman (56) Words (34) Work (14)