Sponsored Link

Tuesday, May 31, 2005

Selembar bulu mata

banyak kan lah menangis keinsafan..
 
Diceritakan di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang di adili.
 
"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," jawab malaikat. Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yg sedang berdiri.

Di situ hanya ada dia sendirian.

Makanya ia pun menyanggah, "Manakah saksi-saksi yang kau maksudkan? Di sini tidak ada siapa kecuali aku dan suaramu."

"Inilah saksi-saksi itu," ujar malaikat.

Tiba-tiba mata angkat bicara, "Saya yg memandangi."

Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya yang mencium."

Bibir mengaku, "Saya yang merayu."

Lidah menambah, "Saya yang mengisap."

Tangan meneruskan, "Saya yang meraba dan meremas."

Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan."

"Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu", ucap malaikat.

Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dihumbankan ke dalam jahanam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu.

Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar suara yg amat lembut dari selembar bulu matanya: "Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi."

"Silakan", kata malaikat. "Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengh malam yg lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba kemudian bertobat, walaupun selembar bulu matanya saja yg terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan."

Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut dibebaskan dari neraka dan diantarkan ke surga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni surga: "Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk surga karena pertolongan selembar bulu mata."

Firman Allah swt,

"Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada di dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, yang ingat-mengingati supaya mentaati kebenaran, dan yang ingat-mengingati
dengan kesabaran."

Surah Al-Ashr

Dari Abdullah bin 'Amr
R.A, Rasulullah S.A.W bersabda:

" Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..."

Sunday, May 29, 2005

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu

Seorang anak mendapatkan ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur lalu menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. Si ibu segera mengesatkan tangan di apron menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak lalu membacanya.

Kos upah membantu ibu:
Tolong pergi kedai $4.00
Tolong jaga adik $4.00


Tolong buang sampah $1.00

Tolong kemas bilik $2.00

Tolong siram bunga     $3.00

Tolong sapu sampah   $3.00
Jumlah     :      S$17.00
Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak sambil sesuatu berlegar-legar si mindanya.  Si ibu mencapai sebatang pen dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama. 
Kos mengandungkanmu selama 9 bulan - PERCUMA
Kos berjaga malam kerana menjagamu - PERCUMA
Kos air mata yang menitis keranamu - PERCUMA
Kos kerunsingan kerana bimbangkanmu - PERCUMA
Kos menyediakan makan minum, pakaian, dan keperluanmu - PERCUMA
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - PERCUMA
Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu.  Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata,"Saya Sayangkan Ibu".  Kemudian si anak mengambil pen dan menulis'Telah Dibayar' pada mukasurat yang ditulisnya.
Diriwayatkan seorang telah bertemu Rasulullah SAW dan bertanya,"Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak mendapat layanan baik dariku?"  Rasulullah menjawab,"Ibumu(dan diulang sebanyak tiga kali), kemudian ayahmu, kemudian saudara-saudara terdekatmu."
'love your God and your  parents before u love somebody'-hyceid^tamk-
Jika kamu menyayangi ibumu,"forward"kanlah Email ini kepada sahabat-sahabat anda.

Ketam Melayu & Ketam Cina

untuk renungan bersama....
Ketam Melayu & ketam Cina ada benarnya....

Ketam Melayu & Ketam Cina
Tak lama dulu ada seorang melayu yang ingin makan lauk ketam. Pada pagi tu dia pergilah ke pasar borong dan berjalan ke satu kedai milik cina yang menjual ketam.
Melayu: Apek! Itu ketam ada jual ka?
Cina: Ada...ada...lu mau ketam cina ka ketam melayu?
Melayu: Aik! Ketam pun ada melayu dengan cina ka apek? Cuba lu tunjuk mana ketam melayu, mana ketam cina?
Cina: Itu sana dalam bekas ada tutup...ketam cina.......sana dalam bekas tak ada tutup...ketam melayu la....
Melayu: Apa pasal ketam cina apek kasi tutup...ketam melayu apek tak kasi tutup?
Cina: Itu ketam cina kalau satu ekor keluar...yang lain akan tengok dan kasi belajar macam mana boleh keluar dari bekas. Nanti lama-lama semua ketam pandai macam mana mau keluar dari bekas. Jadi semua keluar la.
Melayu: Ketam melayu tak itu macam ka?
Cina: Ketam melayu, kalau satu ekor keluar yang lain kasi tarik itu kaki ketam tadi...jangan kasi keluar. Dia mau dia sekor saja keluar...yang lain biar dalam bekas. Kalau dia sudah keluar, dia terus lari, tak mau ajar yang lain macam mana mau keluar.
Begitulah cerita ketam melayu dengan ketam cina. Hakikatnya, jika orang cina berniaga....cina lain tak kacau...dia tengok aje dan belajar macam mana boleh berjaya. Cina dah berjaya tu pulak, akan ajar cina lain agar berjaya jugak.
Kalau orang melayu, bila satu melayu nak berjaya, melayu lain akan guna apa saja supaya melayu tu jatuh balik. Macam ketam melayu, bila sekor ketam dah berjaya nak naik, ketam lain tarik kaki dia, at last sorang pun tak dapat naik . Lepas tu mulala bergaduh sesama sendiri.
Itulah hakikat sebenar sekarang ini. sebab tu melayu tak maju ....Nak maju kenalah ubah nasib kita ini supaya lebih competitive. Bukan semuanak kena 'spoon feed'. Mesti tunjuk usaha (EFFORT) yang betul. Otherwise , kita semua akan jadi bahan sejarah. Bak kata Karam Singh Walia ...'Ke langit tak cecah ke bumi tak sampai '

Why do you like me..? Why do you love me?

"Lady : Why do you like me..? Why do you love me?
Man : I can't tell the reason.. but I really like you..
Lady : You can't even tell me the reason... how can you say you like me? How can you say you love me?
Man : I really don't know the reason, but I can prove that I love you.
Lady : Proof? No! I want you to tell me the reason. My friend's boyfriend can tell her why he loves her but not you!
Man : Ok..ok!!! Erm... because:

you arebeautiful,
because your voice is sweet,
because you are caring,
because you are loving,
because you are thoughtful,
because of your smile,
because of your every movements.

The lady felt very satisfied with the man's answer. Unfortunately, a few days later, the Lady met with an accident and became comma. The Guy then placed a letter by her side, and here is the content:

Darling,
Because of your sweet voice that I love you...
Now can you talk? No! Therefore I cannot love you.
Because of your care and concern that I like you..
Now that you cannot show them, therefore I cannot love you.
Because of your smile,
because of your every movements that I love you..
Now can you smile? Now can you move?
No, therefore I cannot love you...
If love needs a reason, like now, there is no reason
for me to love you anymore.

Do love need a reason? NO!
Therefore, I still love you...
And love doesn't need a reason...

" Sometimes the best and the most beautiful
things in the world cannot be seen, cannot be
touched, but can be felt in the heart " Love doesnt
need a reason... its sumthing u can feel burning
inside ur heart and waiting to be explode of love...
Please... never ever ask someone why do they
love u.... love is nature and withouht love the world
is nothing but a piece of crap... So Everyone love
the world and also love ur loved ones..."

me: so sweet... if only someone would love with no reasons, uncondotional love...

Friday, May 27, 2005

My Love To Be

She speaks with empty words
Because her heart is full of frustration
She wears a mask that says,"I'm happy!"
And carries a bag of aggrevation
She'll die before she begins to live
Buried in her could of, would of, should of's
All she is , all she knows ...and that's all she's worth I suppose

She thrives for perfection
Although she knows she'll never reach it
Wasting moments of anger on petty things
Too concerned of what procrastination brings
Taking for granted all of life's pleasures
Yet concentrating on a day's stormy weather

You see, her's is a story of woe & depression
And I hope that it teaches all of you a lesson
Say what you mean, and mean what you say
Tell people how you feel
Because you never know when they will be taken away
You should always know that things will turn out fine
As long as you let your dreams forever shine


My love to be
is someone special to me
nice, sweet, and honesty
is my love to be

I think it's love
Fallen helplessly
as I stare constantly
thinking of the ways
to make you be with me

My love to be
Is always there for me
through thick and thin
I'll always win
My love to be

As angels fall and doves cry
I seem not to wonder why ?
Eventhough my love, to be
May not be the one for me.
               ...oommiijee unknown&lost...

Friday, May 20, 2005

for you and me...

BismillaahirrahmaanirrahiimAssalamualaikum wrwb,
Please take a moment to relax your mind and humble your heart to focus on ALLAH.
Allow Allah, to occupy your mind while you read this DOA.
If we can take the time to read long jokes, stories, etc.,
we should give the samerespect to this DOA.
Friends that pray together, stay together. Let's pray esp this Blessed Day...

OH ALLAH, I thank You for this day.
I thank You for my being able to see and to hear this morning.
I'm blessed because You are forgiving and understanding.
Oh Allah, You have done so much for me & You keep on blessing me.
Forgive me this day for everything I have done, said or thought that was not pleasing to you.
I ask YOU now for Your forgiveness.
Please keep me safe from all dangers and harm.
Help me to start this day with a new attitude and plenty of gratitude.
Let me make the best of each and every day to clear my mind so that I can hear from You. Please broaden my mind that I can accept all things.
Let me not whine and whimper over things I have no control over.
Let me continue to see sin through YOUR eyes and acknowledge it as evil.
And when I sin, let me repent and receive YOUR forgiveness.
And when this world closes in on me, let me remember YOU - to slip away and find a quiet place to make DOA.
It's the best response when I'm pushed beyond my limits.
I know that when I can't make DOA, You listen to my heart.
Continue to use me to do Your will. Continue to bless me that I may be a blessing to others.
Keep me strong that I may help the weak.
Keep me uplifted that I may have words of encouragement for others.
I make DOA for those that are lost and can't find their way.
I make DOA for those that are misjudged and misunderstood.
I make DOA for those who don't know You intimately.
I make DOA for those that will delete this without sharing it with others.
I make DOA for those that don't believe.
But I thank you that I believe. I believe that Allah changes people and Allah changes things.
I make DOA for all my sisters and brothers.
For each and every family member in their households.
I make DOA for peace, love and joy in their homes that they are out of debt and all their needs are met.
I make DOA that every eye that reads this knows there is no problem, circumstance,or situation greater than Allah.
Every battle is in your hands for You to fight.
I make DOA that these words be received into the hearts of every eye that sees them and every mouth that confesses them willingly.
This is my DOA. Ameen.If you read this DOA, please forward it to a maximum number of people.May ALLAH swt bless you...AmeenHave a great day!!

Thursday, May 19, 2005

Kelentong...

Ader seorg guru tadika yg tidak percaya wujudnya tuhan dan die pun berfikir bagaimana nk brain wash kanak2 di tadika tsebut supaya tak percaya wujudnya tuhan.Die pun mdpt satu akal...

Guru tadika : Ank2,nampak tak pen ni.
Ank2 : Nampak cikgu.
Guru tadika : Pen ade kn.
Ank2 : Ader cikgu.

kemudian guru tadika td memasukkn pen tu dalam poket die,kemudian bertanya lg..

Guru tadika : Ank2,nampak tak pen?
Ank2 : tak nampak cikgu.
Guru tadika : pen ade tak?
Ank2 : takder cikgu.

Guru tadika: Ank2 nmpk tuhan tak?
Ank2 : tak nmpk cikgu.
Guru tadika : tuhan ader tak?
Ank2 : takder cikgu.

Guru tadika td sgt gembira sbb tujuan die nk brain wash otak bdk2 tu berjaya.Ttp dlm byk2 bdk tu ader seorg bdk yg pintar,dan die minta pun mengangkat tgn...

Bdk A : Cikgu bleh sy ckp sesuatu.
Guru tadika : Bleh,mari ke depan.
Bdk A : kwn2 nmpk cikgu tak.
Kwn2 : nampak.
Bdk A : cikgu ader kn?
Kwn2 : ader.

Bdk A : kwn2 nmpk otak cikgu tak?
Kwn2 : tak nampak.
Bdk A: cikgu ader otak tak?
Kwn2 : tak ader.

Moral of the story , jgn nk kelentong bdk2 , kecil2 dorang cili api.

Hati2 semasa membaca Al-Fatihah

Nama Syaitan Dalam Al-Fatihah

Assalamualaikum

Semoga boleh dimanfaatkan Al-Fatihah adalah satu rukun dalam solat, apabila cacat bacaannya maka rosaklah solat. Oleh itu perbaikilah bacaannya dengan ilmu tajwid. Bukan setakat bacaannya saja rosak malah kita menyebut nama syaitan di dalam solat kita. Berikut diperturunkan nama syaitan laknat yang
wujud didalam Al-Fatihah, sekiranya kita tidak berhati-hati.
Nama syaitan;
1. DU LI LAH (bila dibaca tiada sabdu) sepatutnya DULILLAH
2. HIR ROB (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya HI ROB
3. KIYYAU (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KI YAU
4. KANNAK (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KANAK

5. KANNAS (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KANAS

6. Iya (disebut tanpa sabdu) sepatutnya Iyya. Iya bermaksud 'matahari'

Dalam ayat ke 5,jika salah bacaannya akan bermaksud "kepada mataharilah yang kami sembah dan kepada matahari kami meminta pertolongan"!!!!

7) SIROTHOLLAZI............. sehingga habis hendaklah dibaca tanpa henti.

8) AMIN ................hendaklah mengaminkan Al-Fatihah dengan betul iaitu AA......dua harakat, MIN .... 3 harakat, semoga Amin kita bersamaan dengan Amin malaikat ..... Insya-Allah.
semoga kita menjadi orang yang sentiasa membaiki bacaannya.
Perhatian;
Sebarkan hukum Allah walaupun satu ayat semoga kita mendapat rahmatNya, Insya-Allah. Wassalam.

Wednesday, May 18, 2005

Cerita bagus utk pengajaran...bacalah...Iman Semut & Iman Kita

Di zaman Nabi Allah Sulaiman berlaku satu peristiwa, apabila Nabi Allah Sulaiman nampak seekor semut melata di atas batu; lantas Nabi Allah Sulaiman merasa hairan bagaimana semut ini hendak hidup di atas batu yang kering di tengah-tengah padang pasir yang tandus. Nabi Allah Sulaiman pun bertanya kepada semut: " Wahai semut apakah engkau yakin ada makanan cukup untuk kamu". Semut pun menjawab: "Rezeki di tangan ALLAH, aku percaya rezeki di tangan ALLAH, aku yakin di atas batu kering di padang pasir yang tandus ini ada rezeki untuk ku". Lantas Nabi Allah Sulaiman pun bertanya: " Wahai semut, berapa banyakkah engkau makan? Apakah yang engkau gemar makan? Dan banyak mana engkau makan dalam sebulan?"
Jawab semut: "Aku makan hanya sekadar sebiji gandum sebulan". Nabi Allah Sulaiman pun mencadangkan: "Kalau kamu makan hanya sebiji gandum sebulan tak payah kamu melata di atas batu, aku boleh tolong".

Nabi Allah Sulaiman pun mengambil satu bekas, dia angkat semut itu dan dimasukkan ke dalam bekas; kemudian Nabi ambil gandum sebiji, dibubuh dalam bekas dan tutup bekas itu. Kemudian Nabi tinggal semut di dalam bekas dengan sebiji gandum selama satu bulan. Bila cukup satu bulan Nabi Allah Sulaiman lihat gandum sebiji tadi hanya dimakan setengah sahaja oleh semut, lantas Nabi Allah Sulaiman menemplak
semut: "Kamu rupanya berbohong pada aku!. Bulan lalu kamu kata kamu makan sebiji gandum sebulan, ini sudah sebulan tapi kamu makan setengah". Jawab semut: "Aku tidak berbohong, aku tidak berbohong, kalau aku ada di atas batu aku pasti makan apapun sehingga banyaknya sama seperti sebiji gandum sebulan, kerana makanan itu aku cari sendiri dan rezeki itu datangnya daripada Allah dan Allah tidak pernah lupa padaku. Tetapi bila kamu masukkan aku dalam bekas yang tertutup, rezeki aku bergantung pada kamu dan aku tak percaya kepada kamu, sebab itulah aku makan setengah sahaja supaya tahan dua bulan. Aku takut kamu lupa".

Itulah Iman Semut!!

IMAN MANUSIA??
Di zaman Imam Suffian, ada seorang hamba Allah yang kerjanya mengorek kubur orang mati. Kerja korek kubur orang mati bukan kerja orang ganjil. Bila ada orang mati, mayat terpaksa ditanam, oleh itu kubur perlu digali dulu. Tetapi yang ganjil mengenai hamba Allah ini ialah dia tidak gali kubur untuk tanam mayat.
Sebaliknya apabila orang mati sudah ditanam, waris sudah lama balik ke rumah dan Munkar Nakir sudah menyoal, barulah penggali ini datang ke kubur untuk korek balik. Dia nak tengok macam mana rupa mayat setelah di INTERVIEW oleh Munkar Nakir. Dia korek 1 kubur, 2 kubur, 3 kubur, 10 kubur, 50 kubur sampai 100 kubur.

Lepas itu, penggali pergi kepada Imam Suffian dan bertanya kepadanya: "Ya Imam, kenapakah daripada 100 kubur orang Islam yang aku gali, dua sahaja yang mana mayat di dalamnya masih berhadap kiblat. Yang 98 lagi sudah beralih ke belakang?". Jawab Imam Suffian:" Di akhir zaman hanya 2 dari 100 umat Islam yang percaya rezeki itu di tangan Allah. 98 orang lagi tidak percaya bahawa rezeki di tangan Tuhan". Itulah sebabnya apabila umat Islam tertekan dengan SOGOKAN duit yang banyak, biasanya, iman dia akan beralih. Nyatalah iman semut lebih kuat dari iman manusia.

Kata Saidina Ali kepada Kamil: " ILMU ITU LEBIH BAIK DARIPADA HARTA, ILMU
MENJAGA ENGKAU DAN ENGKAU MENJAGA HARTA, ILMU MENJADI HAKIM, HARTA
DIHAKIMKAN, HARTA BERKURANGAN APABILA DIBELANJAKAN DAN ILMU BERTAMBAH APABILA DIBELANJAKAN".

Mentari Tidak Bersinar Lagi...

Mentari Tidak Bersinar Lagi.

Anda tentunya sering mendengar pepatah, "Sedangkan lidah lagikan tergigit, inikan pula suami isteri." Konflik dalam keluarga adalah sesuatu yang normal. Telah berkali- kali saya tekankan dalam ruangan
ini bahawa konflik bukanlah masalah dan ia harus dilihat secara positif. Dengan konflik sesuatu pasangan belajar bagaimana untuk mengendalikan rumah tangga mereka secara lebih baik lagi. Dengan konflik jugalah seseorang belajar untuk menghargai rumah tangganya. Selama mana konflik dilihat sebagai sesuatu yang positif, selama itulah ia bermanfaat kepada sesebuah rumah tangga. Malangnya, ada juga konflik yang tidak dapat diselesaikan dengan mudah. Konflik sebeginilah yang menjadi punca keruntuhan sesebuah
rumah tangga. Walaupun semua orang yang melangkah ke gerbang perkahwinan tidak memimpikan perceraian, bagi sesetengah pasangan ia tidak dapat dielakkan. Sebagai agama fitrah, Islam mengizinkan perceraian bagi pasangan yang sudah tidak dapat lagi meneruskan kehidupan bersama. Firman Allah S.W.T :
"Dan jika kamu ( suami isteri ) bercerai, Allah akan melapangkan hidup masing-masing dan adalah Allah itu Maha luas pengurniaan-Nya dan Maha Bijaksana."                                       
                                ( An-Nisa' : 130 )

walaupun begitu, sebaik-baiknya sesuatu pasangan yang bermasalah hendaklah berusaha mengelakkan perceraian. Dalam erti kata lain, perceraian janganlah dijadikan jalan singkat untuk menyelesaikan
masalah perkahwinan. Rasulullah S.A.W  bersabda :

"Perbuatan halal yang dimurkai Allah ialah talaq."
            ( Riwayat Abu Daud dan Al- Hakim )

sekiranya rumah tangga mengalami masalah, jangan segera memikirkan perceraian. Cristy Lane dan Dr. Laura Ann Stevens dalam bukunya " How to Stay Married " memberikan beberapa tips bagaimana anda boleh memulihkan rumah tangga yang `mentari sudah tidak bersinar lagi'.

1 ] Permudahkan Kegembiraan.
Dunia hari ini terlalu kompleks dan sophisticated. Lantaran itu sebahagian kita merasakan kegembiraan atau keriangan hanya boleh dicapai dengan melancong ke luar negeri atau tempat-tempat tertentu. Bagaimanapun, anda tentunya masih ingat bahawa itu bukanlah caranya anda mencapai kegembiraan bersama sewaktu mula-mula melangkah ke gerbang perkahwinan dulu. Ketika itu semuanya mudah. Duduk berdua-duaan di ruang tamu atau di taman tasik, merenung bintang di langit...kesemua ini merupakan pengalaman yang mengeratkan hubungan anda. Lakukanlah semua ini kembali bagi menyuburkan rasa cinta yang semakin layu ditimpa masalah.

2 ] Bersamalah Sewaktu Kesusahan.
Sama seperti kegembiraan, kesusahan juga harus dikongsi bagi mengukuhkan perkahwinan. Beradalah di sisi pasangan anda ketika dia dilanda masalah. Anda tidak perlu memberikan nasihat, penyelesaian atau sebagainya. Berada di sisinya ketika dia dilanda masalah sudah cukup membuatkannya menghargai kehadiran anda sebagai pasangan hidupnya.

3 ] Kembalikan Ketawa.
Bagi sesetengah pasangan, tanggungjawab sebagai suami, isteri dan ibu bapa menghalang mereka untuk melakukan aktiviti `kebudak-budakan' – kejar-mengejar, bermain dam, gurauan fizikal, ejekan manja – yang dilakukan sebelum ini. Aktiviti sebegini boleh membuatkan anda dan pasangan anda ketawa bersama.

4 ] Belajar Untuk Mencintai Diri Sendiri.
Seseorang yang tidak mencintai dirinya selalunya tidak mencintai perkahwinannya. Perasaan rendah diri ( low self- esteem ) sering kali menyebabkan seseorang bimbang diketepikan, cemburu dan takut kelemahannya diketahui oleh pasangannya. Oleh itu, anda harus belajar untuk menerima diri anda seadanya. Percayalah bahawa anda adalah insan yang unik dan istimewa. In Sya Allah, sekiranya anda sendiri, pasangan anda juga akan mencintai anda.

5 ] Keluar Daripada Peranan Stereotaip.
Anda tidak perlu mengikat diri anda dengan peranan sterreotaip yang ditentukan oleh orang lain; hatta ibu dan ayah anda. Sebagai lelaki, jangan bataskan tugas kepada membasuh kereta semata-mata. Anda juga
boleh membasuh baju, mengemaskan tempat tidur, menyapu, memandikan anak dan memasak nasi. Kesemua aktiviti ini tidak merendahkan tahap kelelakian anda!

6 ] Berhenti Mendengar Nasihat.
Anda tahu apa yang saya maksudkan dengan `nasihat' di sini – " Ah, kalau aku, dah lama aku ceraikan isteri macam tu." ; "Hei, sanggup kau kahwin dengan lelaki macam suami kau tu?Aku lebih sanggup tinggal dengan mak bapak aku daripada orang macam suami kau tu!". Nasihat yang tidak diundang harus diketepikan jika anda mahu perkahwinan berkekalan. Dengarlah kata hati anda sendiri. Anda lebih berupaya menentukan apa yang baik untuk perkahwinan anda.

7 ] Belajar Untuk Memaafkan.
Jadilah orang yang pertama menghulurkan tangan memohon kemaafan. Atau,sekurang-kurangnya memaafkan apabila pasangan anda memohon kemaafan. Bukan mudah untuk memaafkan, lebih-lebih lagi sekiranya sesuatu yang dilakukan oleh pasangan anda begitu menyakitkan hati atau mengurangkan keyakinan anda kepadanya. Tetapi itulah yang perlu anda lakukan.Dengan memaafkan, anda belajar untuk menerima hakikat bahawa pasangan anda adalah insan yang lemah dan melakukan kesilapan – sama seperti anda. Hulurkan bantuan pada kala dia memerlukannya.

8 ] Bercakaplah Mengenai Pasangan Anda Dengan Cinta.
Sesetengah orang suka mengumpat pasangannya di hadapan orang lain. Islam menghalang perbuatan sebegini. Sebaliknya, nyatakanlah keistimewaan pasangan anda kepada orang lain dengan cinta – "Saya
bersyukur mendapat suami seperti Azman. Dia selalu membantu saya menjaga anak. Sekiranya tidak, tentulah tidak bermaya saya untuk saya membuat kerja-kerja rumah."Pujian sebegini akan lebih bermakna kepada pasangan anda sekiranya dia mendengarnya daripada orang yang anda nyatakan pujian itu.

9 ] Berhati – hati Dengan Televisyen.
Anda mungkin terkejut kalau dikatakan televisyen adalah punca kepada banyak masalah rumah tangga. Dunia ini penuh dengan orang – orang yang menjadikan televisyen sebagai pelali ( tranquilizer ). Apabila
mempunyai masalah, mereka duduk di hadapan televisyen dan menutup fikiran. Kesan sampingan kepada perbuatan sebegini ialah keretakan rumah tangga kerana masalah tersebut tidak diberikan perhatian
sepenuhnya. Cuba fikirkan, adakah anda juga merupakan salah seorang daripadanya. Sekiranya anda terus menonton televisyen apabila pasangan anda cuba mengatakan sesuatu, maka jawapannya ialah `ya'.

10] Yakin Dengan Perkahwinan Anda.
Katakan pada diri sendiri; "Saya inginkan perkahwinan ini berkekalan." Sepuluh, seratus, seribu malah sejuta kali. Sekiranya anda benar-benar inginkan perkahwinan anda kekal, anda akan berusaha ke arah itu.
Sekiranya semua ini gagal mendamaikan rumah tangga, maka jalan terakhir ialah melalui tahkim atau orang tengah. Ini bertepatan dengan firman Allah S.W.T;

" Dan jika ada persengketaan antara keduanya, maka kirimkanlah seorang pendamai dari keluarga lelaki dan seorang pendamai dari keluarga wanita. Jika kedua orang pendamai itu bermaksud mengadakan
kebaikan, nescaya Allah memberikan taufiq kepada suami isteri  itu."( An- Nisa' : 35 )

Majalah Keluarga Masa Kini UMMI,
Jun 1994.
m/s 8 dan 9

Thursday, May 12, 2005

Di sebalik ungkapan "TAK ADA APA APA"

Dari catatan seorang teman...

Beberapa bulan yang lalu hati saya tiba-tiba rasa berdebar, cemas, bimbang dan runsing. Perasaan itu datang bukan sekali dua malah terlalu kerap. Ketika memandu pun saya turut diserang rasa yang demikian. Saya cuba dapatkan nasihat doktor. Doktor kata takde apa-apa. Hairan juga..! Sewaktu balik ke kampung, saya bertemu dengan guru mengaji Quran. Saya ceritakan perkara yang saya alami. "Mungkin ada buat silap dengan mak kot. Cuba check,"katanya.

Saya tersandar seketika. Insiden apakah yang boleh membuatkan saya diuji sebegini rupa? Puas saya memikirkannya. Seingat saya, walau ke mana saya hendak pergi dan apa yang saya nak buat, tak pernah saya lupa memberitahu mak. Meminta maaf memang saya jadikan kebiasaan dalam diri. Saya balik ke
rumah mak, lalu saya ceritakan peristiwa yang saya alami itu. Saya pohon padanya, "Mama, Sabri nak tanya dari hati ke hati, adakah Sabri pernah buat dosa dengan mama yang mama tak ampunkan?" "Tak ada apa-apa. Mama restu dengan apa yang Sabri buat sekarang ini." Emak menjawab.

Saya masih tak puas hati. Esoknya saya tanya lagi. Mama masih menjawab,"Tak ada apa-apa". Saya masih tidak puas hati lagi. Malam itu saya munajat dengan Tuhan minta Allah tunjukkan jalan kebenaran. Hari ketiganya dalam keadaan berteleku, saya mengadap mama sekali lagi. Mama ketika itu sedang berehat di sofa. Saya pandang wajah mama, saya genggam erat tangannya erat-erat, "Mama, Sabri pohon sekali lagi, tolonglah mama luahkan apa yang terbuku di hati mama. Sabri tahu sabri ada buat salah, tapi mama tak nak bagitau." Airmata sudah membasahi pipi. "Tak ada apa-apa" Tingkah mama semula. Dalam keluhan yang dalam, ibu tua seakan mahu bersuara tapi terdiam kembali.

Akhirnya dia bersuara. "Sabri ada satu kisah yang mama susah nak lupakan dan sesekali ingatan itu datang akan membuatkan hati mama terluka. Kadang-kadang ketika membasuh pinggan, mama boleh menangis tersedu-sedu mengenangkan peristiwa itu. Lukanya amat dalam, masih berbekas hingga sekarang." Saya
terkedu. Mama menyambung, "Sabri tentu inagt arwah ayah meninggal ketika adik masih kecil. Tanggungan kita ketika itu sangat berat. Duit pencen ayah memang sedikit dan tak cukup nak tampung hidup kita, Sabri ingat tak?" Mama mula menangis. Saya tunduk. Selepas SPM Sabri ditawarkan menjadi guru sandaran, wang hasil titik peluh Sabri tu mama gunakan untuk perbelanjaan adik-adik. Satu hari Sabri bagitau
mama Sabri nak melanjutkan pelajaran. Mama merayu supaya hajat itu ditangguhkan dulu sebab kita kesempitan wang dan minta Sabri terus bekerja. Berkali-kali Sabri minta dan merayu pada mama nak sambung belajar juga. Akhirnya mama terpaksa melepaskan Sabri belajar dalam hati yang penuh
terpaksa." Saya benar-benar terkejut. Mama menyambung lagi, "Cuba bayangkan ketika itu kalau mama tak izinkan Sabri pergi, mama rasa Sabri tetap berkeras pergi juga. Dan perginya Sabri ketika itu adalah sebagai anak derhaka!" Saya meraung sepuas-puasnya, terjelepuk lembik di pangkuan mama. Mulai hari ini mama ampunkan semua dosa Sabri. Adik-adik pun dah berjaya. Segala yang terbuku di hati dah habis mama luahkan.

Mama harap mama dapat mengadap tuhan dengan hati yang tenang." Ungkapan terakhir mama terasa bagaikan air sungai jernih yang mengalir sejuk ke seluruh urat saraf saya seakan membasuh dosa yang lalu. Badan saya terasa ringan yang amat sangat. Syukur kepada Allah hati saya kembali tenang. Terasa kerja-kerja yang dibuat semakin dibantu Allah. Sejak peristiwa itu saya selalu berpesan kepada anak-anak, ahli
keluarga dan kawan-kawan agar bersihkan hubungan hati kita dengan ibu kerana ia sebagai jambatan menuju ke syurga. Saya yeng terlibat dalam program motivasi turut menceritakan pengalaman saya ini kepada peserta kursus. Bukan niat di hati untuk berbangga tapi apa yang saya harapkan semua orang dapat
berbuat baik dengan ibu, demi kebaikan didunia dan di akhirat. Suatu hari selepas selesai menyampaikan ceramah di sebuah kem motivasi, saya dicuit oleh seorang pegawai lelaki yang sudah melewati usia 40-an. Ën Sabri, bulan depan telefon saya." Saya kehairanan. Dari sumber yang diketahui, penganjur program memaklumkan lelaki tersebut mengambil cuti seminggu untuk pulang kek kampung. Sebulan kemudian saya menghubunginya dengan telefon."Ën Sabri terima kasih banyak-banyak kerana mengingatkan saya tempoh hari. Kalau tidak saya tak tahulah nasib saya." Suara lelaki itu seakan sebak.

Saya bagaikan berteka-teki dengannya. Menurut ceritanya, selepas program tersebut dia terus pulang ke kampung menziarahi ibunya yang sudah terlalu uzur dan sudah sekian lama tidak juga dijengah bertanyakan khabar berita. Sampai di kampung ibu yang uzur itu dipeluk dan dicium. Ibu tua itu kehairanan kerana
selama ini si anak tidak pernah berbuat demikian. Dalam tangisan yang penuh syahdu si anak memhon ampun dan maaf di atas segala silapnya selama ini.

"Syukur kamu dah insaf. Selama hari ini kamu tidak pernah meminta maaf bersunguh-sungguh. Kamu mungkin jadi nak derhaka kalau mak tak ampunkan dosa kamu yang satu ini. Umur mak dah 80 tahun. Selama 50 tahun mak memendam rasa. Dosa yang lain mak boleh ampunkan, tapi dosa yang satu ini mak rasa sungguh berat dan amat tersinggung. Mak terlalu sedih anak yang mak kandung sembilan bulan, anak yang mak kenyangkan perutnya dengan air susu mak ini sanggup mengherdik mak dengan kata-kata 'órang tua bodoh. Tak ada otak'" Cerita lelaki itu, satu hari dia meminta ibunya membasuh sehelai seluar yang
berjenama, dibeli hasil duit gaji pertamanya. Seluar itu terlalu kotor lalu si ibu merendamnya dengan peluntur. Mak gosok dan lipat. Beberapa hari kemudian dia mencari seluar itu untuk dipakai bekerja, malangnya seluar mahal itu didapati telah bersopak-sopak warnanya. Lalu dia yang berdarah muda menjadi berang, mengherdik si ibu, "Hei, orang tua bodoh! Tak ada otak keer? Buta ker? Seluar n! ih mahal tau!!" Akhirnya dosa si anak diampunkan. Daripada kedua-dua cerita ini dapatlah kita membuat kesimpulan bahawa di
sebalik ungkapan 'tak ada apa-apa' dari mulut seorang ibu mungkin ada tersimpan 'apa-apa' yang sangat memilukan hati ibu, akibat tingkah laku atau tutur kata kita yang menyinggung hatinya. Jagalah hati ibu, dan sentiasa minta mereka doakan kesejahteraan hidup kita. Sesungguhnya doa dari seorang ibu sangat makbul."?.. dan hendaklah kamu berbuat baik dengan sesungguhnya kepada ibu bapa?.. "Sesungguhnya Allah itu tidak suka kepada orang yang sombong dengan perbuatannya, sombong dengan perkataannya." An-Nisa':36

**** AMBIL IKTIBAR DAM PEDOMAN DR CERITA DIATAS....SESUNGGUHNYA SYURGA DI
BAWAH TELAPAK KAKI IBU....RASA INSAF BILA MENGHAYATINYA DAN BERSYUKUR KITA MASIH MASIH MEMPUNYAI IBU DAN BAPA.

Monday, May 09, 2005

Suara Yang Didengar Mayat

Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga hal yaitu:
1.      Keluarga
2.      Hartanya
3.      Amalnya
Ada Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal Bersamanya yaitu;
1.      Keluarga dan Hartanya Akan Kembali
2.      Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.
 Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad...Terdengarlah Suara Dari Langit Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
             Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu
             Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah Menumpukmu
             Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu
             Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu."  
Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan....Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan...
             Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Te rkulai Lemah
             Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih, Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara
             Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa
             Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak Bersuara"
 
Ketika Mayat Siap Dikafan...Suara Dari Langit Terdengar Memekik,"Wahai Fulan Anak Si Fulan
             Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
             Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah
Wahai Fulan Anak Si Fulan...
             Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal
             Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
             Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan."
 
Ketika MayatDiusung.... Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
             Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
             Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat
             Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."
 
Ketika Mayat Siap Dishalatkan....Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
             Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat
             Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
             Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."
 
Ketika MayatDibaringkan Di Liang Lahat....terdengar Suara Memekik Dari Langit,"Wahai Fulan Anak Si Fulan...
             Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini
Wahai Fulan Anak Si Fulan...
             Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis
             Dahulu Kau Bergembira,Kini Dalam Perutku Kau Berduka
             Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."
 
Ketika SemuaManusia Meninggalkannya Sendirian....Allah Berkata Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku.....
             Kini Kau Tinggal Seorang Diri
             Tiada Teman Dan Tiada Kerabat
             Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..
             Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri
             Padahal, Karena Mereka Kau Pernah LanggarPerintahku
             Hari Ini,....
             Akan Kutunjukan Kepadamu
             Kasih Sayang-Ku
             Yang Akan Takjub Seisi Alam
             Aku Akan Menyayangimu
             Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya".
 
Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, "Wahai Jiwa Yang Tenang
             Kembalilah Kepada Tuhanmu
             Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya
             Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku
             Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku"

My Babbling

Advice (32) Akhlak (42) Al-Quran (25) Allah (20) Awal Muharam (9) Belief (15) Books (41) Brain Food (16) Characteristics (29) Critical Thinking (26) Dakwah (88) Death (20) Dialogues (19) Doa (19) Dua' (14) Education (54) Family (35) Father (11) Friendship (30) Hadith (20) Health (57) Jokes (87) Knowledge (76) Life (90) Love (77) Lyrics (127) Man (33) Marriage (67) Motherhood (11) Motivation (77) My Reading (42) My Stories (224) Parents (14) Personality (19) Poem (45) Prayer (15) Prophet Muhammad s.a.w (15) Qoutes (79) Ramadhan (14) Real Life Story (16) Relationship (23) Religion (46) Sarcasm (18) Sarcastic (14) Short Story (76) Song (28) Tarbiyah (120) Tazkirah (109) Think out of the box (22) Where To Eat (7) Where to Go (3) Woman (56) Words (34) Work (14)